Posted on

Fitrah Manusia dan Pendidikan

FITRAH
Ayah, ibu..
Setiap anak yang diturunkan kedunia
Lahir dalam keadaan fitrah bukan?

“Kullu mauluudin yuladu alal fitrah. Fa abaawahu”
Setiap anak lahir dengan fitrah,
Bergantung orangtuanya bagaimana ia dibentuk.

Karena anak lahir dengan fitrah,
Bukankah berarti tak satupun anak ketika lahir
Berniat menghancurkan masa depannya?

Tak ada satupun bayi ketika lahir berniat di kepalanya
“Ah..jika besar nanti aku mau kena Narkoba”
“Ah jika besar nanti aku akan hobi tawuran atau kebut-kebutan”
Atau pernahkah ia berkata
“ Jika besar nanti aku akan mencuri uang orang tua”
“Ah jika besar nanti aku mau membangkang pada ayah dan ibu”
Adakah anak yang berniat begitu Ayah?
Bukankah berarti setiap anak yang diturunkan Allah kedunia
Justru pada awalnya cenderung pada kebaikan?
Tetapi, mengapa, sebagian anak-anak ini
Yang lahir cantik, rupawan, lucu dan menggemaskan
Setelah ia beranjak remaja dan dewasa
Justru menjadi beban keluarga
Dan menjadi masalah untuk lingkungannya?
Ada apa ini?
Ayah, ibu..
Karena anak lahir dengan fitrah
Sebagian masalah anak, justru orang tualah penyebabnya
Periksalah ternyata sebagian anak justru dijatuhkan harga dirinya
Di rumah, bukan diluar rumah
Sebagian kita mungkin pernah memukul tubuhnya,
Seolah tubuh anak adalah barang pelampiasan amarah kita
Sebagian kita mungkin pernah menampar pipinya,
Seolah ia tempat empuk bagi telapak tangan kita
Sebagian kita mumgkin pernah membentaknya
Sambil berteriak dalam hati: akulah yang berkuasa atas dirimu!

Atau mungkin …kita tek pernah melakukan semua itu?
Tapi tahukah ayah ibu,
Sebagian anak memang tak pernah dibentak,
Tapi jarang sekali anak yang lolos untuk disalahkan orang tua
Mulia dari buka mata di pagi hari
Sampai kembali menutup mata di sore hari
Ayah, ibu…
Karena sebagian anak jatuh harga dirinya di rumah
Tanpa kita sadari, ada sebagian anak yang tak betah
Berada disamping orang tua.
Panas hatinya..
Jika mendengar “ceramah-ceramah” orang tuanya
Dan overdosis nasihat yang ia terima
Lalu kapan kita mendengarkan anak, ayah ibu?

Ketika seorang kakak hendak mengambil mainan miliknya
Yang diambil adiknya
Kita…dengan kekuatan kehakiman yang kita miliki
Dengan gagah berkata: kakak…ngalah dong adik…

Lihatlah pertunjukan ini ayah….
lihatlah ketidakadilan ternyata dimulai dari rumah
Lihatlah….kebenaran ternyata ditentukan oleh faktor usia
Lalu kita berdalil “ adiknya kan masih kecil”..
Dalam hati si kakak berkata
“sampai kapan adik akan dibela?”
“Kapankah aku meminta lebih dulu dilahirkan kedunia?”
“Sungguh tak enak jadi seorang kakak?”

Karena ketidakadilan dimulai dari rumah
Di tempat lain sebagian adikpun berkata hal yang sama
“ Sungguh akupun tak suka jadi seorang adik”
“Ketika ayah dan ibu tak ada aku sering dikerjai kakak semuanya”

Ayah, ibu…
Karena sebagian anak dijatuhkan harga dirinya dirumah
Sebagian anak akhirnya tak betah berada dirumah
Rumah baginya hanyalah tempat tidur sementara
Ia lalu mencari harga diri, berkelana mencari surga
Mencari orang-orang yang akan menghargai dirinya

Wah…ternyata teman-teman ganknya bisa menghargainya
Lalu dalam hati ia berkata.. hemmm…ternyata aku dihargai jika aku pamer perkasa
Aku ternyata perkasa jika menghisap ganja
Aku gembira jika bisa menyusahkan siapa saja..
Apakah itu yang ingin kita inginkan, Ayah, ibu?
Jika tidak, hormatilah jiwa anak-anak kita
Bukan sekedar uang, jajanan, mainan, dan sekolah mahal semata
Itu semua penting
Tapi perkataan dan perlakuan penuh cinta dari anda
Adalah warisan terindah untuk masa depan mereka..

Sumber: buku super best Seller “ Sudahkah Aku Jadi Orang Tua Salih?” Penerbit Khazanah Intelektual. Insan Baihaqi Ibnu Bukhari

saya tulis ini sebagai bahan pengingat diri..dan berupaya untuk menebar illmu yang saya peroleh kemarin di Parenting Class SMPIT Robbani tempat sekolah anak saya Aurora N. Rahma

Sumber : FB.com/SaidahEko

Please follow and like us:

2 thoughts on “Fitrah Manusia dan Pendidikan

  1. I went as much as Vape and Matt helped me enormously and showed me what
    to do correctly.

  2. Hello, its pleasant post concerning media print, we all
    understand media is a wonderful source of data.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *