Posted on

Keutamaan Sholat Malam

Allah swt, berfirman :
“..Mereka membaca ayat-ayat Allah
pada beberapa waktu di malam hari,
sedang mereka juga bersujud (sembahyang)”
(QS. Ali Imran : 113)

Yang dimaksud qiyamul lail atau bangun malam
bukanlah sekedar bangun dari tidur lalu ke kamar mandi
untuk kencing, kemudian tidur lagi..
bukan..bukan..itu.
Tetapi qiyamul lail adalah bangun malam
untuk menjalankan ibadah dimalam hari…
hehehe
kikuk kikuk..

Qiyamul lail merupakan kebiasaan Rasulullah saw.
Suatu ketika Aisyah ra, merasa iba
melihat Rasulullah saw tak henti-hentinya
mengerjakan sholat malam
hingga kakinya bengkak dan pecah-pecah.
Aisyah berkata :
“Kenapa engkau melakukan ini wahai Rasul,
padahal Allah swt, telah mengampuni dosa-dosamu
terdahulu dan yang akan datang?”
Beliau bersabda :
“Tidak bolehkah aku menjadi hamba yang bersyukur”.
(HR. Muslim).

Shalat tahajjud atau qiyamul lail
adalah shalat yang dilakukan di waktu malam hari
setelah terbangun dari tidur (meskipun tidur sebentar)
dan setelah mengerjakan shalat isya,
baik berupa shalat qadla, rawatib, hajat, tasbih,
taubat, witir, sunah mutlak..dsb.
(Al-Bajuri I hal : 133)

Hukum Shalat Tahajud
adalah Sunah mu’akkaddah (sangat dianjurkan).

WAKTU SHALAT TAHAJUD
———————————
•Waktu paling utama : 1/3 malam terakhir (pukul 01.00 WIB-Subuh)
•Waktu lebih utama : 1/3 malam kedua (pukul 22.00-01.00 WIB)
•Waktu utama : 1/3 malam pertama (Ba’da Isya-22.00 WIB)

KEUTAMAAN SHALAT TAHAJUD
————————————
1.Seruan langsung dari Allah untuk meninggikan derajat.
Allah swt, berfirman :
“Dan pada sebagian malam hari
bersembahyang tahajudlah kamu
sebagai suatu ibadah tambahan bagimu;
mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.”
(QS. Al-Israa : 79).

2.Kebiasaan orang-orang shaleh & mengusir penyakit
Allah swt, berfirman :
“Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud
dan berdiri untuk Tuhan mereka”
(QS. Adz-Dzariyaat : 64)

Dari Abu Umamah Al-Bahily ra, Rasulullah saw bersabda:
“Hendaklah kalian mengerjakan qiyamul lail,
sebab qiyamul lail adalah
kebiasaan orang-orang yang shaleh sebelum kalian,
karena qiyamul lail mendekatkan diri kepada Allah,
mencegah dari dosa, menghapus kesalahan
dan mengusir penyakit dari tubuh”.
(HR. Tirmidzi dan Hakim)

3.Terdapat waktu Mustajabah (terkabulnya permohonan)
Rasulullah saw, bersabda :
“Sesungguhnya pada malam hari itu
benar-benar terdapat satu saat (waktu mustajabah),
seandainya seorang muslim dapat menepatinya
untuk memohon kepada Allah suatu kebaikan dunia dan akhirat,
niscaya Allah swt, akan memberikannya.
Dan itu berlaku setiap malam.”
( HR. Muslim dan Ahmad).

4.Shalat paling utama setelah shalat wajib
Rasulullah saw, bersabda :
“Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadlan
adalah puasa di bulan Muharram, bulannya Allah,
sedangkan shalat yang paling utama
setelah shalat wajib adalah shalat malam”
(HR. Muslim).

5.Ibadah untuk meraih surga.
Dari Abdullah bin Salam, Rasulullah saw telah bersabda :
“Wahai manusia, sebarluaskanlah salam,
berikanlah makanan, serta shalat malamlah
diwaktu orang-orang sedang tidur,
agar kalian masuk surga dengan selamat.”
(HR. Tirmidzi)

6.Lebih baik dari dunia dan seisinya.
Rasulullah saw, bersabda :
“Dua rakaat yang dilakukan
oleh seorang hamba ditengah malam
itu lebih baik baginya
daripada dunia ini serta seluruh isinya”
(HR. Adam bin Abu Iyas)

7.Menjadikan semangat hidup di pagi harinya
dan tidak bermalas-malasan.
Rasulullah saw, bersabda :
“Syaitan membuat tiga ikatan di tengkuk
(leher bagian belakang) salah seorang di antara kalin ketika tidur.
Di setiap ikatan syaitan akan mengatakan :
“Malam masih panjang tidurlah..!”
Jika ia bangun lantas berdzikir kepada Allah,
lepaslah satu ikatan itu.
Kemudian jika ia berwudlu,
maka lepaslah lagi satu ikatan.
Dan jika ia shalat,
maka lepaslah ikatan terakhir.
Sehingga ia bangun di pagi hari
dengan bersemangat dan bergembira.
Jika ia tidak melakukan seperti itu,
maka ia jelang pagi dengan tidak ceria dan bermalas-malasan”
(HR. Bukhari dan Muslim)

8.Termasuk golongan orang yang berdzikir
Dari Amr Ibnu Abbas ra, Rasulullah saw, bersabda :
“Sedekat-dekatnya seorang hamba kepada Allah
ialah ditengah malam yang akhir,
maka jika engkau termasuk orang yang berdzikir kepada Allah swt,
pada waktu (malam) itu usahakanlah!”
(HR. Hakim)
————
Yuk….

Sumber : Mbah Rien di facebook

Please follow and like us:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *