Posted on

Mimpi Indonesia Bisa Juara

Sedikit catatan kecil mimpi untuk Indonesia bisa JUARA

<<< JUjur Antusias Ridha Allah >>>

 

MELAHIRKAN KEHEBATAN

Bisakah kita mencetak orang-orang hebat dengan cara menciptakan hambatan dan rasa takut? Bukan tidak mustahil kita adalah generasi yang dibentuk oleh sejuta ancaman: gesper, rotan pemukul, tangan bercincin batu akik, kapur, dan penghapus yang dilontarkan dengan keras oleh guru, sundutan rokok, dan seterusnya.

Kita dibesarkan dengan seribu satu kata-kata ancaman: Awas…; Kalau,…; Nanti,…; dan tentu saja tulisan berwarna merah menyala di atas kertas ujian dan rapor di sekolah.

Sekolah yang membuat kita tidak nyaman mungkin telah membuat kita menjadi lebih disiplin. Namun di lain pihak dia juga bisa mematikan inisiatif dan mengendurkan semangat. Temuan-temuan baru dalam ilmu otak ternyata menunjukkan otak manusia tidak statis, melainkan dapat mengerucut (mengecil) atau sebaliknya, dapat tumbuh.

Semua itu sangat tergantung dari ancaman atau dukungan (dorongan) yang didapat dari orang-orang di sekitarnya. Dengan demikian kecerdasan manusia dapat tumbuh, sebaliknya dapat menurun. Seperti yang sering saya katakan, ada orang pintar dan ada orang yang kurang pintar atau bodoh.

Tetapi juga ada orang yang tambah pintar dan ada orang yang tambah bodoh.

Mari kita renungkan dan mulailah mendorong kemajuan, bukan menaburkan ancaman atau ketakutan. Bantulah orang lain untuk maju, bukan dengan menghina atau memberi ancaman yang menakut-nakuti.

Mari kita instropeksi diri. Kalau di Dunia luar sana ( dunia nyata ) sudah begitu banyak tekanan yang bisa menghambat laju perkembangan otak kita, janganlah menambah tekanan itu di Dunia Elv-Army ini. Semoga semua yang memposting dan yang berkomentar punya visi dan semangat membangun, bukan saling menjatuhkan dan merasa benar sendiri, sehingga grup ini bisa menjadi wadah bagi pengungkapan pikiran yang belum tersampaikan di dunia luar sehingga ilmu – ilmu yang kita dapatkankan di Univ bisa lebih membumi karena adanya komunikasi yang baik. Walaupun tidak benar2 memproduksi ilmu yang baru seenggaknya kita tidak benar2 menjadi konsumen mutlak dari ilmu pengetahuan..

NB:
*bagi yang sudah tau, mungkin bisa menjelaskan lebih baik tulisan ini
terima kasih
*copast dikit dari temenq

https://www.facebook.com/groups/155966657806535/permalink/303645989705267/
Please follow and like us:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *